LAURA DRESS

Untuk kakak kakak yang suka dress simple ,Laura dresa cocok banget ini untuk kegiatan sehari hari..mau acara formal atau informal juga bisa.. 😊😊 Laura dress tanpa lengan ini di tambah ikat panggang dengan warna senada ,saku kanan dan kiri dress, untuk hijaber bisa juga dikombinasi dengan kemeja , blazer, hijab nanina scarf.

Saalima Dress

. Saalima dress Dress simple dengan warna warna yang manis Bahan : katun Toyobo Detail baju :• Resleting belakang• Wudhu friendly dengan lengan karet• Bahan jatuh adem halus dan nyaman RP. 200.000

ROSENE ONE SET

ROSENE ONE SET Material : katun linen kombinasi batik bekasiVest + rok Produk ootd terbaru nih, yg lagi suka pake vest wajib banget order ini 😊 😊☺ karakteristik bahan :• tebal medium• tidak nerawang• adem• nyaman dipakai Rp, 395.000.

OUTER KIM

HANEZA PANTS Bahan katunRp. 130.000 Bahannya adem, tidak terawang dan nyaman di pakai, bisa dipakai untuk acara formal dan informal Detail size :Panjang 98Lingkar pinggang 96-100.

RAYA SET

RAYA SET(Atasan + celana panjang) bahannya adem banget nyaman, tidak menerawang cocok untuk dipakai daily outfit,😊Pas banget ini untuk acara bukber , atau hari raya Ukuran :M ,L, XL Happy fasting 😊 😊😊 Rp. 325.000

Antara Estetika dan Syariat: Membahas Mode Hijab Saat Ini


Fashion muslim telah berkembang dengan sangat cepat di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir, terutama di Indonesia. Hijab, yang dulunya dianggap sebagai simbol religiusme, sekarang menjadi tren gaya hidup yang lebih kontemporer dan elegan. Namun, di balik pertumbuhan industri fashion ini, muncul pertanyaan yang sangat mendalam tentang makna hijab. Hal ini bertentangan dengan ayat Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 59, karena banyak tren hijab saat ini cenderung lebih menekankan nilai-nilai dasar agama daripada aspek estetika dan tuntutan zaman.

Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, 'Mereka harus menutup seluruh tubuh mereka dengan jilbab.'Itu untuk membuat mereka lebih mudah dikenali dan menghindari gangguan. Allah juga Maha Pengampun dan Penyayang.

Pergeseran fungsi hijab modern adalah masalah utama. Hijab dimaksudkan untuk menutupi perhiasan (zinah) dan bentuk tubuh agar tidak mengundang fitnah secara syariat. Namun, hijab yang hanya berfungsi sebagai perhiasan sering menjadi tren. Beberapa contoh penyimpangan ini adalah penggunaan hijab yang transparan, dihiasi dengan berlebihan, atau model hijab yang sangat ketat yang memperlihatkan lekukan tubuh dan leher. Jika hijab hanya digunakan untuk mengikuti tren kecantikan, pentingnya menjaga kesederhanaan dan kehormatan menjadi kabur. Hijab telah berubah menjadi aksesori kepala dan tidak mengubah gaya berpakaian secara keseluruhan.

Media sosial sangat membantu mempercepat pergeseran ini melalui fenomena influencer fashion. Banyak muslimah mengenakan hijab pendek yang tidak menjulai ke dada karena tekanan untuk selalu tampil unik dan "instagrammable". Industri fashion melihat hijab sebagai barang yang harus terus berubah agar tetap laku di pasar. Akibatnya, nilai dan pengakuan sosial yang "modern" sering mengorbankan standar syariat. Hal ini menyebabkan paradoks, yaitu ketika seseorang merasa telah berhijab sementara sebenarnya mereka telanjang.

Untuk mengatasi fenomena ini, pemahaman filosofi hijab yang benar harus dihidupkan kembali. Pendidikan tidak hanya harus menutup rambut (libasul syuhrat), tetapi juga harus sesuai dengan standar teknis seperti tidak ketat, transparan, dan tidak menyerupai pakaian lawan jenis atau mencolok. Kesadaran individu sangat penting untuk memastikan bahwa Muslimah tidak hanya menjadi objek pasar tetapi juga dapat memfilter tren yang masih ada di dalam agama. Dengan demikian, mode dapat terus menjadi kreatif tanpa mengorbankan prinsip ketuhanan.

Meskipun kritik terhadap mode kontemporer harus diakui, itu tidak berarti bahwa Islam menghalangi kreativitas dan keindahan dalam berbusana. Sebenarnya, jika ditempatkan dengan benar, syariat dan estetika tidak harus saling meniadakan. Dalam Islam, konsep jamal, atau keindahan, sangat dihargai selama tidak melanggar prinsip iffah (menjaga kehormatan) dan tidak mengarah pada konsumsi berlebihan. Industri mode Muslim memiliki banyak kesempatan untuk menghasilkan desain yang inovatif tanpa mengeksploitasi bentuk tubuh, seperti menggunakan teknik potong yang longgar namun tetap elegan atau menggunakan palet warna yang teduh tanpa hiasan yang mencolok. Oleh karena itu, hijab dapat tetap menarik sebagai representasi identitas Muslimah kontemporer yang bijak yang memadukan tanggung jawab ukhrawi dengan tren dunia.

Sebagai kesimpulan, tren hijab modern menghadapi tantangan besar antara mengekspresikan identitas religius atau mengikuti arus perdagangan. Tidak adanya pemahaman yang mendalam tentang aturan syariat dan kekuatan budaya populer biasanya menyebabkan penyimpangan. Menjadi modis adalah hal yang manusiawi, tetapi sebagai seorang Muslimah, syariat harus menjadi dasar berpenampilan. Hijab seharusnya merupakan simbol ketaatan yang memuliakan pemakainya dan bukan sekadar kain yang mengikuti mode.



















Nona Kayla Manurung, penerima penghargaan Duta Hijab Nusantara 2026!


Nona Kayla Manurung, gadis cantik berusia 18 tahun dari Provinsi Sumatera Utara, berhasil mengharumkan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, sebagai Duta Hijab Nusantara 2026.

Ajang ini memungkinkan para Muslimah untuk berkumpul dan berkompetisi. Pemilihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan dorongan untuk berhijab sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam melalui berbagai kegiatan.

Acara ini berlangsung pada maret 2026. Sebanyak 23 orang hadir dari berbagai Kabupaten dan Kota. Setelah audisi yang ketat, 10 peserta terbaik kemudian dipilih dan dikarantina. Jika mereka berhalangan untuk hadir, mereka dapat mengikuti secara online pada saat final, seperti yang dilakukan Kayla.


Finale Duta Hijab Nusantara 2026 berlangsung di Jawa Barat pada Maret 2023. Nona Kayla Manurung gagal menjadi pemenang atau pemenang utama pada tahap awal grand final. Duta Hijab Kabupaten Sergai ini telah memberikan yang terbaik dari kemampuan mereka, meskipun hanya berada di posisi ketiga dalam kategori berbakat. Ia menyatakan bahwa sumber pencapaiannya adalah pengetahuan dan instruksi Samwel, Coach catwalk nya.

Lakukan sebaik mungkin, meskipun tidak banyak, namun perubahan kecil pada diri Anda akan berdampak besar pada akhirnya. "Semua berkat ilmu coach", katanya dalam unggahan Instagram nya pada 28 Mei 2026.

Kayala, seorang gadis Batak Toba, menyukai menulis dan membaca puisi.

Menurut data yang dikumpulkan, Kayla pernah bersekolah di SMPN 1 serba jadi, SMK AKP Galang, dan SMAN 1 serba jadi. Selain itu, Kayla telah menjadi finalist dalam pemilihan MIN 2026 (MISS ICON NUSANTARA 2026) dan sangat aktif dalam industri kreatif digital.