LAURA DRESS

Untuk kakak kakak yang suka dress simple ,Laura dresa cocok banget ini untuk kegiatan sehari hari..mau acara formal atau informal juga bisa.. 😊😊 Laura dress tanpa lengan ini di tambah ikat panggang dengan warna senada ,saku kanan dan kiri dress, untuk hijaber bisa juga dikombinasi dengan kemeja , blazer, hijab nanina scarf.

Saalima Dress

. Saalima dress Dress simple dengan warna warna yang manis Bahan : katun Toyobo Detail baju :• Resleting belakang• Wudhu friendly dengan lengan karet• Bahan jatuh adem halus dan nyaman RP. 200.000

ROSENE ONE SET

ROSENE ONE SET Material : katun linen kombinasi batik bekasiVest + rok Produk ootd terbaru nih, yg lagi suka pake vest wajib banget order ini 😊 😊☺ karakteristik bahan :• tebal medium• tidak nerawang• adem• nyaman dipakai Rp, 395.000.

OUTER KIM

HANEZA PANTS Bahan katunRp. 130.000 Bahannya adem, tidak terawang dan nyaman di pakai, bisa dipakai untuk acara formal dan informal Detail size :Panjang 98Lingkar pinggang 96-100.

RAYA SET

RAYA SET(Atasan + celana panjang) bahannya adem banget nyaman, tidak menerawang cocok untuk dipakai daily outfit,😊Pas banget ini untuk acara bukber , atau hari raya Ukuran :M ,L, XL Happy fasting 😊 😊😊 Rp. 325.000

Hijab Voal Premium Segi Empat: Pilihan yang nyaman dan mewah bagi muslimah Modern

 


Muslimah kontemporer mencari hijab yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga nyaman digunakan sepanjang hari. Oleh karena itu, hijab voal segi empat premium menjadi salah satu opsi yang paling disukai yang terus dicari. Hijab ini cocok untuk berbagai jenis aktivitas, mulai dari bekerja, kuliah, hingga menghadiri acara formal, berkat bahan berkualitas tinggi, desain sederhana, dan kemudahan memakainya. 

Kenapa Hijab Segi Empat Masih Populer?

Hijab segi empat tetap memiliki tempat khusus di hati muslimah Indonesia meskipun tren hijab yang terus berkembang. Dengan bentuknya yang sederhana, sangat fleksibel, sehingga mudah diubah menjadi berbagai gaya sesuai dengan karakter dan kebutuhan pengguna.

Hijab segi empat sangat praktis dan cocok untuk berbagai bentuk wajah. Akibatnya, model hijab ini tetap relevan dan selalu menjadi pilihan utama.

Pelajari tentang Hijab Voal Premium

Hijab voal terbuat dari katun berkualitas tinggi yang ringan, lembut, dan nyaman digunakan. Tekstur licin bahan voal membuatnya mudah dibentuk tanpa menggunakan banyak jarum atau aksesori.

Wanita yang ingin tampil modis tetapi tetap nyaman sepanjang hari sering memilih hijab voal premium karena tampilannya yang rapi dan elegan.

Keuntungan dari Voal Hijab Premium

1. Digunakan dengan ringan dan nyaman
Banyak muslimah memilih hijab voal premium karena bahannya ringan dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Meskipun mengenakannya lebih lama, pengguna tetap merasa nyaman.

2. Struktur Mudah
Hijab voal dengan tekstur yang tepat membuatnya mudah diatur sesuai gaya yang diinginkan. Hijab voal mudah dibentuk dengan rapi baik untuk tampilan formal maupun kasual.

3. Tampilan yang Berkelas dan Elegan
Tekstur yang lebih halus dan warna yang lebih hidup dihasilkan oleh bahan premium. Saat dikenakan, hal ini memberikan kesan berkelas, profesional, dan elegan.

4. Sesuai untuk Berbagai Jenis Aktifitas
Hijab voal premium cocok untuk berbagai acara, seperti aktivitas sehari-hari, bekerja di kantor, menghadiri pertemuan penting, hingga acara formal dan keluarga.

Keuntungan Memakai Hijab Premium daripada Hijab Biasa
Lebih Bahan Berkualitas Tinggi
Bahan pilihan yang lembut, nyaman, dan tidak mudah kusut digunakan untuk membuat hijab premium.
Lebih Awet
Hijab premium bertahan lebih lama meskipun digunakan secara teratur berkat jahitan dan bahan berkualitas tinggi.
Finishing yang Lebih Berkualitas
Produksi yang lebih teliti menghasilkan jahitan yang kuat dan tampilan yang unik.

Memberikan Kenyamanan Terbaik
Hijab premium dibuat untuk memberikan kenyamanan maksimal sambil mempertahankan penampilan yang indah.
Tips Memilih Hijab Voal Berkualitas Tinggi
Perhatikan Jenis Bahan yang Digunakan.
Agar hijab voal nyaman digunakan, pilih yang memiliki tekstur halus, ringan, dan tidak terlalu kaku.
Pastikan Anda Memilih Ukuran yang Sesuai
Ukuran yang tepat akan membantu Anda menata rambut dan nyaman saat digunakan.

Kompatibel dengan Warna Kulit Anda

Dengan memilih warna yang tepat, Anda dapat membuat wajah Anda terlihat lebih cerah dan segar.

Evaluasi Kualitas Jahitan
Jahitan rapi dan kuat adalah karakteristik utama hijab premium berkualitas tinggi.

Cara Menjaga Kualitas Hijab Voal Premium Tetap Awet
Cuci menggunakan tangan Anda
Mencuci secara manual mempertahankan serat kain lembut dan tidak mudah rusak.
Jangan gunakan deterjen kasar.
Agar warna hijab tetap terjaga, jangan gunakan deterjen yang terlalu keras.
Hindari paparan sinar matahari langsung.
Menjemur di tempat teduh dapat membantu warna hijab tetap terang.

Simpan dengan hati-hati
Untuk menghindari kusut, lipat atau gantung hijab dengan baik.
Kenapa Anda Harus Memiliki Hijab Voal Premium?

Mengikuti tren dan mendapatkan kenyamanan jangka panjang adalah dua keuntungan memilih hijab premium. Hijab voal premium memberikan pengalaman berhijab yang lebih nyaman dan praktis karena bahan yang lebih berkualitas, penampilan yang menarik, dan daya tahan yang lebih baik.

Hijab segi empat voal premium dapat membantu Anda tampil lebih percaya diri di setiap kesempatan, apakah Anda menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari atau acara spesial.

Muslimah yang mengutamakan kenyamanan, kualitas, dan penampilan akan menyukai hijab voal segi empat premium. Hijab ini cocok untuk berbagai aktivitas karena bahannya yang ringan dan mudah dibentuk. Dengan memilih hijab berkualitas tinggi, Anda tidak 

Hijab Premium: Pilihan tepat untuk tampil Elegan dan Nyaman Sehari-hari

 


Sekarang, muslimah Indonesia sangat menyukai hijab premium. Hijab premium hadir dengan berbagai pilihan warna, bahan, dan model yang membuatnya nyaman saat digunakan dan dapat menunjang penampilan Anda dalam berbagai situasi, seperti bekerja, kuliah, atau menghadiri acara formal.

Hijab premium dapat memberikan kesan mewah tanpa mengurangi kenyamanan pemakainya karena bahan-bahannya yang lebih baik daripada hijab biasa.

Mengapa Trend Hijab Premium Meningkat?

Hijab premium dapat memenuhi kebutuhan muslimah kontemporer yang menginginkan penampilan yang syar'i namun modis, yang membuatnya semakin populer. Hijab premium menjadi pilihan utama karena beberapa alasan berikut:

1. Bahan Bermutu Tinggi

Bahan pilihan seperti silk, diamond crepe, atau voal premium memiliki tekstur lembut, ringan, dan nyaman digunakan sepanjang hari.

2. Struktur Mudah

Hijab ini lebih mudah ditata karena bahan premiumnya, sehingga cocok untuk berbagai gaya, baik formal maupun kasual.

3. Tampilan yang Lebih Stylish

Finishing yang rapi dan kualitas kain yang lebih baik meningkatkan rasa percaya diri saat digunakan dan menciptakan kesan yang unik.

Rekomendasi untuk Memilih Hijab Berkualitas Tinggi

Sebelum membeli hijab premium, perhatikan hal-hal berikut:

Pilih bahan yang tidak panas dan nyaman untuk digunakan.

Menyesuaikan ukuran hijab dengan gaya Anda.

Pilih warna netral untuk sehari-hari.

Pastikan jahitannya halus dan kainnya tidak mudah kusut.

Belilah dari merek terpercaya dengan ulasan yang baik.

Rekomendasi untuk Penggunaan Hijab Berkualitas Tinggi pada Berbagai Acara

untuk Kegiatan Harian

Agar tetap nyaman sepanjang hari, pilih hijab premium dengan bahan voal yang ringan dan mudah menyerap keringat.

Untuk Acara Khusus

Untuk memberikan kesan profesional dan berkelas, gunakan hijab premium dengan warna-warna elegan seperti navy, maroon, atau beige.

Untuk Pesta atau Acara Khusus

Karena memberikan tampilan yang lebih mewah dan eksklusif, hijab berkualitas tinggi yang terbuat dari sutra atau satin dapat menjadi pilihan yang baik.

Cara Menjaga Kualitas Hijab Premium Tetap Awet

Perawatan yang tepat akan membantu menjaga hijab berkualitas tinggi untuk waktu yang lama.

Cuci dengan deterjen yang lembut.

Jangan menggunakan pemutih karena dapat merusak serat kain.

Warna tidak cepat pudar jika dijemur di tempat teduh.

Sesesuai dengan jenis bahan, setrika dengan suhu rendah.

Simpan dalam kondisi kering dan bersih.

Lihat Koleksi Hijab Terbaik

Pilih produk yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas bahan jika Anda mencari hijab premium dengan pilihan warna yang luas. Anda dapat tampil lebih percaya diri dalam berbagai situasi dengan hijab yang tepat.

Bagi muslimah yang mengutamakan kenyamanan dan penampilan, hijab premium adalah investasi fashion yang tepat. Hijab premium sempurna untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari karena bahan berkualitas tinggi, penampilan yang menarik, dan daya tahan yang lebih baik.

5 Kesalahan Umum dalam Mengenakan Hijab dengan Benar

 


Bagi seorang Muslimah, hijab bukan hanya penutup kepala; itu juga merupakan tanda ketaatan dan identitas mereka. Dalam artikel ini, kami akan membahas lima kesalahan yang sering dilakukan orang saat memakai hijab, serta beberapa cara untuk memperbaikinya sehingga Anda dapat memakai hijab dengan benar dan sesuai.

Memakai Hijab Terlalu Sederhana
Salah satu kesalahan saat memakai hijab adalah menggunakannya terlalu tipis, yang akan membuat rambut dan leher terlihat meski hijabnya dipakai. Dengan demikian, aurat tidak benar-benar tertutup dan bertentangan dengan tujuan utama dari memakai hijab.

Bahan hijab yang tebal namun tetap nyaman akan menutup rambut dan leher dengan baik. Dalam Surat An-Nur ayat 31, Allah SWT berkata,

 "Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka..."  

Tidak menutupi dada secara keseluruhan
Hijab juga tidak menutupi dada dengan sempurna. Jadi, gunakan hijab yang cukup panjang untuk menutup dada sesuai syariat Islam tanpa mengurangi penampilan Anda.

Menggunakan Aksesori Terlalu Banyak
Menggunakan aksesoris pada hijab diizinkan selama tidak terlalu banyak. Agar tetap tampil modis tanpa mengurangi fungsi hijab sebagai penutup aurat, pilih aksesori yang sederhana.

Tidak Menjaga Hijab Sebersih Mungkin
Bagian dari kebersihan yang dianjurkan dalam Islam adalah menjaga hijab tetap bersih. Untuk menjaga hijab tetap bersih, nyaman digunakan, dan bebas dari bau tidak sedap, lakukan pencucian rutin.

Memakai Hijab Tidak Nyaman
Pilih model hijab yang sesuai syariat, sederhana, dan nyaman. Agar tetap menutup aurat dengan baik, hindari hijab yang terlalu longgar atau terlalu ketat.

Penggunaan hijab yang baik dan benar tentu dapat dicapai dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas. Gamis hijab harus digunakan sesuai dengan tuntunan agama sambil tetap menjaga kenyamanan dan keindahan. Semoga bermanfaat, kawan-kawan.

Segera berikan bantuan Anda kepada Rumah Yatim.

Semoga artikel ini bermanfaat. 

Antara Estetika dan Syariat: Membahas Mode Hijab Saat Ini


Fashion muslim telah berkembang dengan sangat cepat di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir, terutama di Indonesia. Hijab, yang dulunya dianggap sebagai simbol religiusme, sekarang menjadi tren gaya hidup yang lebih kontemporer dan elegan. Namun, di balik pertumbuhan industri fashion ini, muncul pertanyaan yang sangat mendalam tentang makna hijab. Hal ini bertentangan dengan ayat Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 59, karena banyak tren hijab saat ini cenderung lebih menekankan nilai-nilai dasar agama daripada aspek estetika dan tuntutan zaman.

Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, 'Mereka harus menutup seluruh tubuh mereka dengan jilbab.'Itu untuk membuat mereka lebih mudah dikenali dan menghindari gangguan. Allah juga Maha Pengampun dan Penyayang.

Pergeseran fungsi hijab modern adalah masalah utama. Hijab dimaksudkan untuk menutupi perhiasan (zinah) dan bentuk tubuh agar tidak mengundang fitnah secara syariat. Namun, hijab yang hanya berfungsi sebagai perhiasan sering menjadi tren. Beberapa contoh penyimpangan ini adalah penggunaan hijab yang transparan, dihiasi dengan berlebihan, atau model hijab yang sangat ketat yang memperlihatkan lekukan tubuh dan leher. Jika hijab hanya digunakan untuk mengikuti tren kecantikan, pentingnya menjaga kesederhanaan dan kehormatan menjadi kabur. Hijab telah berubah menjadi aksesori kepala dan tidak mengubah gaya berpakaian secara keseluruhan.

Media sosial sangat membantu mempercepat pergeseran ini melalui fenomena influencer fashion. Banyak muslimah mengenakan hijab pendek yang tidak menjulai ke dada karena tekanan untuk selalu tampil unik dan "instagrammable". Industri fashion melihat hijab sebagai barang yang harus terus berubah agar tetap laku di pasar. Akibatnya, nilai dan pengakuan sosial yang "modern" sering mengorbankan standar syariat. Hal ini menyebabkan paradoks, yaitu ketika seseorang merasa telah berhijab sementara sebenarnya mereka telanjang.

Untuk mengatasi fenomena ini, pemahaman filosofi hijab yang benar harus dihidupkan kembali. Pendidikan tidak hanya harus menutup rambut (libasul syuhrat), tetapi juga harus sesuai dengan standar teknis seperti tidak ketat, transparan, dan tidak menyerupai pakaian lawan jenis atau mencolok. Kesadaran individu sangat penting untuk memastikan bahwa Muslimah tidak hanya menjadi objek pasar tetapi juga dapat memfilter tren yang masih ada di dalam agama. Dengan demikian, mode dapat terus menjadi kreatif tanpa mengorbankan prinsip ketuhanan.

Meskipun kritik terhadap mode kontemporer harus diakui, itu tidak berarti bahwa Islam menghalangi kreativitas dan keindahan dalam berbusana. Sebenarnya, jika ditempatkan dengan benar, syariat dan estetika tidak harus saling meniadakan. Dalam Islam, konsep jamal, atau keindahan, sangat dihargai selama tidak melanggar prinsip iffah (menjaga kehormatan) dan tidak mengarah pada konsumsi berlebihan. Industri mode Muslim memiliki banyak kesempatan untuk menghasilkan desain yang inovatif tanpa mengeksploitasi bentuk tubuh, seperti menggunakan teknik potong yang longgar namun tetap elegan atau menggunakan palet warna yang teduh tanpa hiasan yang mencolok. Oleh karena itu, hijab dapat tetap menarik sebagai representasi identitas Muslimah kontemporer yang bijak yang memadukan tanggung jawab ukhrawi dengan tren dunia.

Sebagai kesimpulan, tren hijab modern menghadapi tantangan besar antara mengekspresikan identitas religius atau mengikuti arus perdagangan. Tidak adanya pemahaman yang mendalam tentang aturan syariat dan kekuatan budaya populer biasanya menyebabkan penyimpangan. Menjadi modis adalah hal yang manusiawi, tetapi sebagai seorang Muslimah, syariat harus menjadi dasar berpenampilan. Hijab seharusnya merupakan simbol ketaatan yang memuliakan pemakainya dan bukan sekadar kain yang mengikuti mode.



















Nona Kayla Manurung, penerima penghargaan Duta Hijab Nusantara 2026!


Nona Kayla Manurung, gadis cantik berusia 18 tahun dari Provinsi Sumatera Utara, berhasil mengharumkan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, sebagai Duta Hijab Nusantara 2026.

Ajang ini memungkinkan para Muslimah untuk berkumpul dan berkompetisi. Pemilihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan dorongan untuk berhijab sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam melalui berbagai kegiatan.

Acara ini berlangsung pada maret 2026. Sebanyak 23 orang hadir dari berbagai Kabupaten dan Kota. Setelah audisi yang ketat, 10 peserta terbaik kemudian dipilih dan dikarantina. Jika mereka berhalangan untuk hadir, mereka dapat mengikuti secara online pada saat final, seperti yang dilakukan Kayla.


Finale Duta Hijab Nusantara 2026 berlangsung di Jawa Barat pada Maret 2023. Nona Kayla Manurung gagal menjadi pemenang atau pemenang utama pada tahap awal grand final. Duta Hijab Kabupaten Sergai ini telah memberikan yang terbaik dari kemampuan mereka, meskipun hanya berada di posisi ketiga dalam kategori berbakat. Ia menyatakan bahwa sumber pencapaiannya adalah pengetahuan dan instruksi Samwel, Coach catwalk nya.

Lakukan sebaik mungkin, meskipun tidak banyak, namun perubahan kecil pada diri Anda akan berdampak besar pada akhirnya. "Semua berkat ilmu coach", katanya dalam unggahan Instagram nya pada 28 Mei 2026.

Kayala, seorang gadis Batak Toba, menyukai menulis dan membaca puisi.

Menurut data yang dikumpulkan, Kayla pernah bersekolah di SMPN 1 serba jadi, SMK AKP Galang, dan SMAN 1 serba jadi. Selain itu, Kayla telah menjadi finalist dalam pemilihan MIN 2026 (MISS ICON NUSANTARA 2026) dan sangat aktif dalam industri kreatif digital.















Hijab kontemporer: Antara Identitas Muslim Perempuan dan Peluang Bisnis di Era Digital

 


Hijab: Identitas, Mode, dan Peluang Bisnis di Era Digital

Sekarang, hijab bukan lagi sekadar penutup aurat; itu telah menjadi bagian dari identitas, gaya hidup, dan ekspresi diri perempuan muslim. Perubahan ini terlihat jelas di Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Di sana, hijab tersedia dalam berbagai bentuk, warna, dan model yang mengikuti tren fashion yang berubah-ubah. Hijab telah berkembang dari yang dulunya sederhana dan cenderung monoton menjadi yang lebih kontemporer, indah, dan sesuai dengan kebutuhan perempuan yang aktif.

Semakin banyak orang yang mulai mengenakan hijab juga mengikuti perkembangan industri fashion muslim. Selera pasar sangat dipengaruhi oleh media sosial. Influencer muslimah, selebgram, dan konten tutorial hijab di Instagram dan TikTok membuat hijab semakin populer di kalangan remaja. Konsumen sekarang mencari hijab yang tidak hanya syar'i tetapi juga nyaman, mudah dibentuk, dan selaras dengan gaya berpakaian sehari-hari.

Bisnis hijab pashmina viscose dan voal premium hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pasar melihat peluang tersebut. Kedua bahan ini dikenal memiliki sifat yang lembut dan ringan, yang membuatnya nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas, baik formal maupun kasual. Voal memberikan tampilan ringan dan rapi yang disukai remaja hingga perempuan dewasa, sementara viscose memberikan kesan jatuh dan elegan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, kombinasi kualitas bahan dan desain yang mengikuti tren adalah nilai jual utama.

Membangun bisnis hijab, bagaimanapun, tidak hanya tentang produk. Keberlanjutan bisnis sangat bergantung pada strategi manajemen dan pemasaran. Di era internet saat ini, strategi pemasaran berbasis media sosial menjadi pilihan yang tepat. Membangun hubungan emosional dengan pelanggan dapat dicapai melalui konten visual, seperti katalog produk, video instruksi pemakaian hijab, inspirasi OOTD, dan cuplikan dari proses produksi. Konsistensi kualitas dan pelayanan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Bisnis hijab dapat memiliki nilai sosial selain berfokus pada keuntungan. Untuk membangun usaha yang berkelanjutan, konsep tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sangat penting. Kontribusi nyata bagi masyarakat termasuk penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan, pengelolaan limbah kain sisa produksi, dan program pelatihan menjahit bagi ibu rumah tangga dan calon pelaku UMKM. Bisnis ini memiliki efek sosial dan ekonomi, bersama dengan program donasi hijab untuk pelajar kurang mampu dan komunitas perempuan di daerah terpencil.

Hijab pada akhirnya adalah simbol perubahan sosial dan peluang ekonomi, bukan sekadar produk fashion. Bisnis hijab memiliki potensi besar untuk berkembang di tengah tren gaya hidup muslim kontemporer dengan manajemen yang terencana, pemahaman pasar yang baik, dan strategi pemasaran yang fleksibel. Hijab dapat menjadi simbol bahwa nilai dan fashion dapat saling menguatkan ketika prinsip kenyamanan, estetika, dan kepedulian sosial berjalan bersama.
















Kenapa Negara Muslim ini melarang Idul Adha, Idul Fitri, dan mengenakan hijab?


Muslim Tajikistan melarang perayaan Idul Adha, Idul Fitri, dan memakai jilbab.
Larangan tersebut dilakukan oleh Tajikistan, sebuah negara di Asia Tengah yang berbatasan dengan Uzbekistan di barat, Kirgistan di utara, Cina di timur, dan Afghanistan di selatan.

Tajikistan, di mana 96% orang beragama Muslim, adalah contohnya.
Sejak tahun 2024, Presiden Emomali Rahmon Tajikistan melarang wanita mengenakan pakaian asing, seperti jilbab atau kerudung.

Dalam Al Qur'an, surat Al-Ahsab, ayat 59, dijelaskan bahwa kaum wanita harus mengenakan jilbab, yang mencakup seluruh tubuh mereka, mulai dari kepala hingga kaki. Undang-undang menetapkan sangsi sebesar 57.600 somoni (Rp 88,4 juta), 54.000 somoni (Rp 82,9) untuk pejabat pemerintah, dan 7.920 somoni (Rp 12,1) untuk orang biasa.

Itulah sangsi yang dikenakan kepada kaum wanita yang melanggar mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, pemerintah melarang warganya untuk merayakan Idul Adha dan Idul Fitri.
Tidak seperti di Indonesia, di mana anak-anak diberi angpao jika mengunjungi saudara mereka. Mereka menerima hadiah.

Pemerintah secara represif melarang kaum pria dan wanita berjenggot.
Meskipun tidak ada undang-undang yang melarang kaum pria untuk berjenggot, penegak hukum sering memaksa orang yang berjenggot untuk dicukur. Mereka dipandang sebagai ekstremis.

10 juta orang Tajikistan.
Presiden Emomali Rahmon menyelesaikan konflik lima tahun dengan TIRP.
Sejak tahun 2009, hijab dilarang di gedung pemerintah, universitas, dan lembaga publik lainnya.
Dengan melarang perayaan Idul Adha dan Idul Fitri, Presiden Emamoli Rahmon menerapkan politik ini.

Note: Pada 10 Zulhijjah, Idul Adha adalah hari raya besar yang mengingat ketaatan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS, yang bersedia menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS. Setelah itu, domba menggantikan Nabi Ismail AS. Sejak 2011, ada juga undang-undang yang melarang orang tua menyekolahkan anak-anaknya belajar agama Islam di luar negeri.

1.938 mesjid ditutup dalam jangka waktu satu tahun. diganti dengan kedai teh dan fasilitas kesehatan.
Jilbab berasal dari kata "jalaba" dalam bahasa Arab, yang berarti "membawa" atau "menghimpun".

Hijab di negara Arab-Afrika, carsaf di Turki, abaya di Irak, milayat di Libya, pardeh di Pakistan dan India, dan chador di Iran.

Kata "jilbab" telah dimasukkan ke dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sebagai akibat dari semakin populernya jilbab di kalangan muslimah perkotaan. Dalam hal Indonesia.

Jilbab adalah kerudung yang dipakai wanita Muslim yang menutupi leher dan kepala hingga dada.

Pada tahun 1983, Menteri Pendidikan Noegroho Notosoesanto berdebat dengan MUI tentang istilah "jilbab", yang masih digunakan sebagai "kerudung".

Noegroho berpendapat bahwa kerudung harus sama bagi semua orang, karena jika tidak sama berarti bukan kerudung. Nabi Muhammad SAW tidak menganjurkan istri-istrinya untuk mengenakan hijab sepanjang hari.
Selain itu, sang Nabi tidak memperhatikan saran Umar bin Khattab agar istri-istrinya memakainya.